
KURSUS FOREX Sarmi Wates
Saya amat kesenangan menganalogikan seorang trader valuta asing dgn seorang spesialis bela diri. Setiap berpengalaman bela diri amat mengerti dengan langkah apa rasanya digembleng dgn cara mental, tubuh dengan emosi. Entah itu dari gerak badan yang berat yg dekat menghasilkan putus asa, kalah dalam pertandingan alias gagal masuk seleksi tim kompetisi. Seorang praktisi bela diri mesti bisa melewati seluruh tantangan itu dlm perjalanannya menjelma seorang cakap bela diri.
Memang nggak mudah. Kapasitas bakal terus melanjutkan cara walaupun di saat-saat terberat emang amat bergantung pada kekuatan mental seseorang yang semata-mata dpt diperoleh melalui olah tubuh dengan kerja keras bertahun-tahun.
Demikian pula trader yg berpengalaman, mereka tahu persis gimana rasanya menghadapi tiap bahaya dan menjajal utk bangkit setiap wkt mereka jatuh. Tidak ada pemain yg tiba-tiba muncul sebagai seorang kompeten transaksi trading tanpa pakai sudah lewat teknik belajar, belajar serta – tentu saja – bergelut dengan keadaan market yang kerap tak menentu dengan stressful.
Kali ini penulis hendak mengajak Pembaca bakal menguji melihat, kebiasaan apa saja yg sanggup kita tiru dari seorang jago bela diri untuk dpt berubah trader yg tangguh.
KURSUS FOREX Sarmi Wates
1. Penguasaan bagi bertahan
Menyerah tidaklah sebuah pilihan. Enggak peduli betapa melelahkannya, betapa menyakitkannya prosedur yang dijalani, enggak boleh berubah penghalang antara Kamu dan tujuan Anda. Jika suatu wkt Bapak/Ibu merasa bakal menyerah, coba pikirkan, “Seberapa ekstra keinginan saya buat berhasil? Apakah saya nanti akan menyesal jika penulis berhenti sekarang?” Kalaupuan Boss enggak mampu menjawabnya, tdk boleh menyerah. Pembaca udah dekat menggapai tujuan Anda.
KURSUS FOREX Sarmi Wates
2. Kemauan bakal berubah
Puguh saja yg dimaksud di sini yakni beralih untuk berubah lbh baik. Semakin Lama kuat mental seseorang, sebenarnya hendak makin lama sederhana mereka bagi beradaptasi. Mengarahkan teknik baru beserta menyelesaikan, teknik yang telah dikuasai yaitu kondisi berarti bagi tetep mampu bergerak maju. Mereka yang keras kepala beserta ragu buat mendidik hal-hal baru hendak tertinggal.
Namun usah diingat, semangat mendidik hal-hal baru tidak berarti Boss dengan cara membabi-buta mempercayai tiap artikel yang Anda terima. Pastikan bahwa hal-hal baru yg Jurangan kenali itu datang dari asal yang kompeten, yg luas pengetahuannya & mendapatkan jejak rekam yang baik di bidangnya.
Di bidang transaksi trading valuta asing ini, enggak mampu dipungkiri bahwa jam terbang amat mempengaruhi daya seseorang. Mengapa? Karena pengetahuan yg membentuknya.
KURSUS FOREX Sarmi Wates
3. Kepandaian mengendalikan diri
Salah satu butir “Sumpah Karate” berbunyi “sanggup menguasai diri”. Karateka – dan pasti juga ahli bela diri lain – yg bermental positive selalu mampu memelihara suasana hati mereka dalam kehidupan sehari-hari ataupun dalam pertandingan. Dlm kehidupan sehari-hari, mereka tak akan praktis terpancing buat melayani tantangan seorang berandalan, krn mereka ingat dgn kecakapan yg mereka miliki, berkelahi dgn seorang berandalan justru bisa berakibat fatal utk si berandal tersebut.
Ketika dlm pertandingan, mereka tahu persis apa yang boleh serta tak boleh mereka lakukan. Dgn menginterpretasikan apa yang tak boleh mereka lakukan, mereka nggak bakal membuang-buang waktu bagi itu. Mereka sekadar bakal sumber pd kans mana yg benar-benar bisa mereka menangkan, bukannya memaksakan diri melaksanakan semua serangan nggak usah perhitungan.
Sbg pemain forex, kuasai emosi Anda. Tidak Boleh nggak ribet terpancing utk melakukan aksi kecuali k'lo Jurangan benar-benar percaya prospek untuk sukses semata-mata besar.
KURSUS FOREX Sarmi Wates
4. Keberanian mengambil resiko
Selintas mungkin bertentangan dgn poin nomor 3 di atas, tapi sedianya tidak. Mengambil ancaman pun puguh dgn perhitungan yang matang. Enggak Perlu kalkulasi yang matang, akan konyol akibatnya.
Sematang apa pun tutorial pertandingan yang udah dilatih, akan percuma kalau sang kompeten bela diri tak berani menciptakan serangan. Demikian juga dalam trading. Secanggih apa pun cara transaksi trading Anda, akan percuma k'lo Bro/Sis tidak berani membuka jual/beli berdasarkan kaidah tersebut.
KURSUS FOREX Sarmi Wates

5. Kompetensi untuk “move on”
Tak setiap pertandingan dpt dimenangkan, pasti ada waktunya mengecap kekalahan. Banyak orang yang senang larut dlm masa kemudian dan menyesali kejadian yang sudah lampau, berharap andi kata mereka mengambil langkah yg tdk sama waktu itu.
KURSUS FOREX Sarmi Wates
6. Mampu berlatih dari kesalahan
Ini mengenai dengan poin nomor 5 di atas, tetapi “move on” serta berlatih dari kesalahan itu ialah 2 perkara yang berbeda. Sehabis mengakui bahwa Agan sudah menjalani kesalahan, Anda perlu bisa membereskan kesalahan yg sudah dilakukan itu. Sayangnya, utk bisa berlatih dari kesalahan, Kamu kenyataannya usah sanggup betul-betul “move on” dulu.
KURSUS FOREX Sarmi Wates
7. Yakin diri
Salah satu output dari mengajarkan bela diri adalah meningkatnya kepercayaan diri. Nggak mungkin – setidaknya kecil potensinya – seorang atlet bela diri dapat memenangkan sebuah pertandingan bila ia nggak percaya diri. Kepercayaan diri ini dapat didapat dari sport rutin – & tentu saja benar-benar – selama bertahun-tahun.
Jika seorang trader sudah belajar dengan wkt yg hyn shg mendapat experiance trading yang cukup, kepercayaan dirinya akan terbentuk. Tidak ada kausa utk enggak mengambil potensi sebab pengetahuan mendukungnya bakal mengambil kepastian tersebut. Hanya saja, tingkat percaya diri ini mesti diatur sehingga tidak mengundang kesombongan. Ini erat kaitannya dengan poin nomor 3 di atas.
KURSUS FOREX Sarmi Wates
8. Sanggup bersabar
Semakin lama Jurangan berlatih bela diri, Jurangan akan lama kelamaan menyadari bahwa kesabaran adalah kunci. Tidak ada hasil akhir yang instan. Semua memerlukan waktu dengan prosedur seperti pengulangan-pengulangan gerak bersama jurus scr rutin, berjam-jam latihan, beserta latih tanding. Agan nggak hendak berhenti belajar hingga Pembaca dapat melakukannya dengan benar. Bahkan sehabis itu pun Jurangan enggak boleh berhenti berlatih.
Trading mata uang asing pun demikian. Serupa yang udah disinggung di awal, tak ada trader yang menjadi legend hyn dalam masa semalam. Semua kudu proses.
Selamat berlatih. Kita akan bertemu di gelanggang pertandingan serta penulis harap Jurangan akan berubah juara.
